Panggung akademik nasional kembali menjadi saksi atas daya saing mahasiswa Universitas Pertamina (UPER). Kali ini, giliran tiga mahasiswa Program Studi Kimia yang membawa pulang penghargaan bergengsi dari Indonesian Conference on Chemical Analysis and Instrumentation (ICCAI) 2026—sebuah ajang konferensi ilmiah bertaraf nasional yang mempertemukan para akademisi, peneliti, dan praktisi industri dari seluruh Indonesia.

 

Konferensi yang digelar pada 15–16 April 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City ini menjadi salah satu forum paling strategis di bidang kimia analisis dan instrumentasi di tanah air. Dengan diikuti oleh sekitar 150 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi ternama—termasuk Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Negeri Jakarta, dan tentunya Universitas Pertamina—kompetisi di dalamnya terbilang sangat ketat dan penuh nilai.

 

Dua Peraih Best Presenter dan Satu Peraih Favorite Poster

Dari arena persaingan itu, mahasiswa UPER tampil menonjol. Syifa Salsabina dan Salsabil Sabilla Putri berhasil menyabet gelar Best Presenter, sebuah pengakuan atas kemampuan mereka menyajikan hasil riset secara lugas, komprehensif, dan memikat di hadapan para juri dan peserta. Penghargaan ini bukan sekadar soal kepiawaian berbicara di depan publik—ia mencerminkan kematangan riset, kedalaman pemahaman materi, serta kemampuan menjawab pertanyaan kritis dari para penilai.

 

Sementara itu, Rialfi Putri Nur Harfilani meraih penghargaan Favorite Poster—sebuah apresiasi yang diberikan berdasarkan penilaian peserta konferensi terhadap poster ilmiah yang paling menarik, informatif, dan relevan. Kategori ini menguji kemampuan mahasiswa dalam mengemas temuan riset secara visual dan komunikatif, sehingga mudah dipahami oleh audiens yang beragam latar belakangnya.

 

Tema Besar: Kimia untuk Masa Depan Berkelanjutan

ICCAI 2026 mengusung tema besar yang sangat relevan dengan tantangan zaman: “Enhancing Scientific Research and Education in Chemistry Through Technology and Analytical Instrumentation Towards a Sustainable Future”. Tema ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara kemajuan teknologi instrumentasi kimia dengan agenda keberlanjutan global—sebuah irisan yang kini menjadi jantung dari pengembangan ilmu kimia modern.

 

Rangkaian kegiatan konferensi dirancang secara komprehensif. Plenary session menghadirkan pemikiran-pemikiran strategis dari tokoh-tokoh terkemuka. Parallel session memungkinkan peserta untuk berbagi dan mendiskusikan hasil riset mereka secara lebih mendalam. Poster session membuka ruang bagi presentasi visual yang interaktif. Sementara workshop instrumentasi kimia memberikan pengalaman praktis langsung yang sangat berharga bagi para mahasiswa.

 

Narasumber Kelas Dunia, Wawasan Kelas Pertama

Deretan narasumber yang hadir di ICCAI 2026 mencerminkan level konferensi ini. Prof. Yassierli, Ph.D., yang juga menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, menekankan urgensi riset perguruan tinggi yang mampu memberikan dampak nyata dan menjawab kebutuhan transformasi industri di era digitalisasi. Prof. Adi Darmawan, Ph.D., Ketua Himpunan Kimia Indonesia (HKI), turut hadir bersama Dr. Afrizal, M.Si., Ketua HKI Cabang Jakarta, serta Mardiana Saaid, Ph.D., dari Universiti Sains Malaysia yang mewakili dimensi internasional forum ini.

 

Melampaui Penghargaan: Makna Lebih Besar

Bagi Universitas Pertamina, prestasi yang diraih ketiga mahasiswa ini bukan sekadar deretan trofi untuk dipajang. Keberhasilan mereka merupakan validasi nyata atas mutu ekosistem akademik yang telah dibangun—mulai dari kurikulum berbasis riset, bimbingan dosen yang intensif, hingga budaya ilmiah yang terus dipupuk di lingkungan kampus.

 

Keterlibatan aktif dalam konferensi seperti ICCAI juga membuka peluang kolaborasi riset lintas institusi yang selama ini menjadi salah satu katalis percepatan kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia. Mahasiswa yang terbiasa berinteraksi dalam forum-forum ilmiah berkualitas akan tumbuh menjadi peneliti dan profesional yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu berkomunikasi, berkolaborasi, dan berinovasi di tingkat yang lebih tinggi.

 

Capaian ini menjadi cerminan nyata bagaimana Universitas Pertamina terus mempertegas posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang bukan hanya menghasilkan lulusan siap kerja, tetapi juga kontributor aktif bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Untuk melihat daftar program studi dan informasi pendaftaran terbaru, Anda dapat langsung mengakses laman resmi admisi Universitas Pertamina melalui https://pmb.universitaspertamina.ac.id/admisi?src=101 dan mulai merencanakan langkah akademik terbaik Anda.

 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *