Selain menjadi destinasi wisata kuliner, hiburan, belanja barang-barang unik, petualangan di pusat kota modern, kamu pun bisa menemukan wisata zen di Jepang. Ada banyak kuil zen terkenal di Jepang yang tidak hanya menghadirkan ajaran serta ilmu agama warga Jepang, tapi juga ketenangan saat memasuki kawasannya.

Wajib banget, buat kamu yang baru pertama ataupun sudah berkali-kali ke Jepang untuk mengunjungi kuil-kuil Zen di sana. Terlebih harga tiket pesawat Jakarta Jepang yang semakin beragam dan jumlah penerbangan terus bertambah, membuat kamu dapat merencanakan kunjungan dari jauh-jauh hari.

Rekomendasi Kuil Zen Terpopuler di Jepang

Dari Tokyo, Nara, hingga Kyoto, cek rekomendasi kuil zen yang tawarkan ketenangan!

1. Kuil Kinkaku-ji, Kyoto

Kinkaku-ji dikenal sebagai “Paviliun Emas” karena dua tingkat dari kuil Buddha Zen ini dilapisi dengan daun emas. Eksteriornya yang berkilau menarik banyak wisatawan yang ingin melihat pantulan gemerlap Kinkaku-ji di kolam besar di depannya. Kinkaku-ji pertama kali dibangun pada akhir abad ke-14 sebagai vila pensiun untuk shogun Yoshimitsu Ashikaga.

Setelah kematiannya, bangunan ini diubah menjadi kuil, tetapi beberapa kali mengalami kebakaran. Paviliun yang berdiri saat ini adalah replika yang dibangun kembali pada tahun 1955. Kuil Kinkaku-ji ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1994 sebagai bagian dari Monumen Bersejarah Kyoto Kuno.

2. Kuil Todai-ji, Nara

Kuil Todai-ji adalah salah satu destinasi paling populer di Nara Park. Aula utama Todai-ji pernah menjadi bangunan kayu terbesar di dunia, gelar yang dipegangnya hingga tahun 1998. Bahkan saat ini, meskipun hanya dua pertiga dari ukuran aslinya, wisatawan tampak seperti miniatur ketika berdiri di depan Aula Buddha Besar.

Todai-ji juga menjadi rumah bagi patung Buddha perunggu terbesar di dunia, dengan tinggi monumental 16 meter. Sejak dibangun pada tahun 752, Kuil Todai-ji telah menjadi pusat penting bagi ajaran Buddha di Jepang. Saat ini, kuil ini berfungsi sebagai markas besar aliran Kegon dalam agama Buddha dan merupakan salah satu dari delapan monumen di Nara yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.

3. Kuil Kongobu-ji, Koyasan

Sebagai salah satu tempat paling sakral di Jepang, Koyasan memiliki lebih dari 100 kuil, dengan yang paling zen dan terkenal adalah Kongobu-ji, kuil utama aliran Shingon Buddha.

Kuil Kongobu-ji memiliki banyak fitur menarik yang menjadikannya salah satu kuil terbaik untuk dikunjungi di Jepang. Interiornya dihiasi dengan pintu geser berlukiskan pemandangan alam, serta ruangan yang dilapisi daun emas.

Di area kuil, kamu dapat menikmati taman batu terbesar di Jepang, dengan susunan batu granit yang melambangkan naga dari langit. Selain itu, terdapat menara lonceng, gudang kitab suci, dan gerbang kayu yang juga patut dikunjungi.

4. Kuil Senso-ji, Tokyo

Kuil Senso-ji adalah salah satu kuil paling banyak dikunjungi di Jepang, faktanya lebih dari 30 juta wisatawan per tahun.

Dibangun pertama kali pada tahun 645, Senso-ji merupakan kuil tertua di Tokyo. Kuil ini didedikasikan untuk Kannon, dewi belas kasih, dan memiliki dua gerbang dengan lentera kertas besar, pagoda lima lantai, serta aula utama yang menyimpan patung emas Kannon.

Bangunan kuil berwarna merah terang sangat mencolok di siang hari, tetapi saat malam tiba, Senso-ji benar-benar menjadi salah satu kuil terindah di Jepang. Ingin menyaksikan kuil cantik di pagi hari lalu indah saat malam harinya? Yuk, cek harga tiket pesawat Jakarta Jepang dan masukkan Senso-ji jadi tujuan utamamu!

5. Kuil Kennin-ji, Kyoto

Kuil Zen yang menakjubkan ini terletak di selatan distrik Geisha Gion. Kuil ini sering dikunjungi oleh para biksu Buddha yang sedang berziarah, wisatawan, serta penduduk setempat yang mencari ketenangan spiritual.

Kuil Kennin-ji dianggap sebagai salah satu kuil utama dalam aliran Rinzai Buddha Zen Jepang. Kuil ini juga merupakan bagian dari Kyoto Gozan, yaitu lima kuil Zen paling bergengsi di Kyoto. Kuil ini didirikan pada tahun 1202 oleh biksu Yosai, yang membawa ajaran Zen dari perjalanannya ke Tiongkok. Yosai juga dikenal sebagai sosok yang memperkenalkan kebiasaan minum teh di Jepang.

Area kuil juga menampilkan taman Zen berlumut dan taman pasir putih dengan garis bergelombang yang melambangkan lautan. Interior kuil dihiasi dengan pintu geser bermotif naga serta langit-langit Aula Dharma yang menampilkan lukisan naga kembar.

6. Shisen-do, Kyoto

Kuil ini terletak di wilayah Utara Higashiyama dan berada di jalur yang jarang dilalui wisatawan, cocok bagi mereka yang ingin menghindari keramaian. Nama Shisen-do berarti “tempat pertapaan” dan kuil ini memiliki taman Zen kering yang dihiasi azalea di musim semi dan dipenuhi pohon maple saat musim gugur.

Pintu masuknya dihiasi dinding bambu yang menyatu dengan pepohonan di sekitarnya. Taman ini memiliki jembatan batu, suara khas sozu dari tabung bambu, serta pemandangan indah yang bisa dinikmati dari ruangan dengan lantai tatami.

7. Kuil Ryoan-ji, Kyoto

Kuil Zen Ryoan-ji di Kyoto terkenal dengan taman batu Zen-nya dan telah ditetapkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO yang paling terkenal di Kyoto sejak tahun 1994. Taman Zen Ryoan-ji memiliki 15 batu yang ditempatkan di atas hamparan pasir putih seluas 248 meter persegi. Taman ini memiliki berbagai interpretasi, salah satunya adalah bahwa susunan batu-batu tersebut membentuk kata “hati” dalam bahasa Mandarin, atau menggambarkan induk harimau yang membawa anak-anaknya melintasi air.

Di bagian belakang taman Zen terdapat Tsukabai, sebuah wadah air filosofis yang biasanya digunakan tamu untuk mencuci tangan dan mulut sebelum memasuki rumah teh. Selain taman Zen, kuil ini juga memiliki taman jalan setapak yang luas serta kolam Oshidori, peninggalan vila bangsawan terdahulu. Kuil Ryoan-ji juga menjadi tempat pemakaman tujuh anggota keluarga kekaisaran.

Tertarik untuk melakukan wisata zen di kuil-kuil populer di Jepang? Maka, mulai rencanakan perjalananmu ke Jepang, dari cek harga tiket pesawat Jakarta Jepang dan masukkan kuil-kuil di atas dalam itinerary!

 

 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *